Doa Sebelum Tidur dan Ketika Bangun Tidur

Photo by Burst on Pexels
Beberapa waktu yang lalu, saya sempat sulit tidur, atau terkadang terbangun tengah malam karena mimpi atau tidak nyenyak. Saya lalu diingatkan mungkin lupa berdoa sebelum tidur. Bener juga sih, kadang-kadang saya lupa membaca doa sebelum tidur karena malah keasikan main HP :( Setelah saya kembali membaca doa sebelum tidur, Alhamdulillah saya merasa pola tidur saya menjadi lebih baik dan lebih tenang. Selain itu, saya harus mengingatkan diri sendiri lagi bahwa kita manusia kan gak tau umur kita sampai kapan, gimana coba kalau taunya kita udah gak dibangunin lagi besoknya, sedangkan pas mau tidur berdoa dan inget Allah aja engga, malah asik main HP :( Yuk sama-sama baca doa sebelum tidur, gak lama kok. Ini rangkaian doa sebelum tidur dan ketika bangun yang biasa saya lakukan dari kecil, mungkin ada yang lebih lengkap lagi hehe.


Doa Ketika Akan Tidur

بِسْمِكَ اللّهُمَّ اَحْيَا وَ بِسْمِكَ اَمُوْتُ

Dengan menyebut nama-Mu ya Allah aku hidup dan dengan menyebut nama-Mu aku mati (H.R Bukhari dan Muslim)


Doa Memohon Ampun untuk Diri Sendiri dan Ibu-Bapak

اَللّهُمَّ اغْفِرْلِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا
Wahai Tuhanku, ampunilah aku dan kedua orang tuaku (ibu dan bapakku), sayangilah mereka seperti mereka menyayangiku diwaktu kecil


Doa Keselamatan Dunia-Akhirat

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Ya Allah, berikanlah kepada kami kebaikan di dunia, berikan pula kebaikan di akhirat dan lindungilah kami dari siksa neraka.” (QS. al-Baqarah : 201)


Membaca Surat Al-Ikhlas (3 kali)

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ
Katakanlah: Dialah Allah, Yang Maha Esa.

اللَّهُ الصَّمَدُ
Allah adalah Ilah yang bergantung kepada- Nya segala urusan.

لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ 
Dia tidak beranak dan tiada pula diperanakkan,

وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ
dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia (QS. Al Ikhlas : 1-4)


Membaca Surat Al-Falaq (3 kali)

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَق
Katakanlah: Aku berlindung kepada Rabb yang menguasai Subuh, 

مِن شَرِّ مَا خَلَق
dari kejahatan makhluk-Nya,

وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَب
dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,

وَمِن شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ
dan dari kejahatan-kejahatan wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul,

وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ
dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki. (QS. Al Falaq: 1-5)


Membaca Surat An-Naas (3 kali)

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ
Katakanlah: Aku berlindung kepada Rabb manusia.

مَلِكِ النَّاسِ
Raja manusia.

إِلَهِ النَّاسِ
Sembahan manusia,

مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ
dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi,

الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ
yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,

مِنَ الْجِنَّةِ وَ النَّاسِ
dari jin dan manusia. (QS. An Naas: 1-6)


Membaca Ayat Kursi
Seseorang berkata, “Jika kamu hendak berbaring di atas tempat tidurmu, bacalah ayat Al Kursi karena dengannya kamu selalu dijaga oleh Allah Ta’ala dan syetan tidak akan dapat mendekatimu sampai pagi“. Mengomentari hal itu, Nabi Muhammad Saw bersabda, “Benar apa yang dikatakannya, padahal dia itu pendusta. Dia itu syetan“. (HR. Bukhari no. 3275).

اللّٰـهُ لَآ إِلٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَىُّ الْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُۥ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَّهُۥ مَا فِى لسَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْأَرْضِ ۗ مَن ذَا الَّذِى يَشْفَعُ عِندَهُۥٓ إِلَّا بِإِذْنِهِۦ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَىْءٍ مِّنْ عِلْمِهِۦٓ إِلَّا بِمَا شَآءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضَ ۖ وَلَا يَـُٔودُهُۥ حِفْظُهُمَا ۚوَهُوَ الْعَلِىُّ الْعَظِيمُ
Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar (QS. Al Baqarah : 255)


Ketika Bangun Tidur

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْيَاناَ بَعْـدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُوْرِ
Segala puji bagi Allah yang membangunkan kami setelah ditidurkan-Nya dan kepada-Nya kami dibangkitkan (H.R Bukhari dan Muslim)

No comments