[IIP] NHW #7 - Tahapan Menuju Bunda Produktif

NHW #7 Institut Ibu Profesional

Setelah berusaha mengetahui diri kita lewat NHW-NHW sebelumnya, pada NHW kali ini para peserta matrikulasi belajar menkonfirmasi apa yang sudah ditemukan dengan tools pemetaan bakat yang dibuat oleh para ahli. Ada banyak tools yang ada dalam pemetaan bakat, salah satu yang bisa dicoba adalah di www.temubakat.com. Dari dulu saya suka mengisi tools pemetaan bakat seperti ini hehe karena membantu saya yang suka kesulitan menjelaskan kekuatan dan kekurangan diri sendiri.

Temu Bakat ini membantu mengetahui potensi diri kita dengan menggunakan Tes Strength Typology (ST-30). Menurut Temu Bakat, terdapat 30 tipologi manusia yang terkait dengan kekuatan produktif, dan bisa menjadi gambaran kompetensi dan minat terhadap peran. Mengetahui kekuatan tersebut akan memberi kita "kemudahan dalam melakukan" dan membentuk "kesukaan" pada aktivitas-aktivitas terbaiknya. Setelah menjawab beberapa pertanyaan, begini hasil Strength Typologi saya menurut Temu Bakat:

NAFISAH, anda adalah orang yang teratur, rapih, suka melayani dan segala sesuatunya harus direncanakan, suka dengan angka dan data, anda kurang yakin akan sesuatu yang sifatnya intuitif kecuali kalau anda juga punya bakat lainnya yang intuitif, suka sekali mengatur penempatan atau penugasan orang, dapat merasakan perasaan orang lain baik sedang gembira maupun sedang sedih, pekerja keras, fokus, perfeksionis dalam hal hasil, teliti, memiliki intuisi dalam memilih jalan terbaik menuju tujuan, analitis, rapih, teratur dan bertanggung jawab.

Jadi kalau melihat gambar diatas, 30 bakat terkait peran itu digambarkan dalam 30 lingkaran-lingkaran kecil. Warna-warna dari lingkaran tersebut memiliki arti masing-masing:

  • Warna merah menunjukkan tipe ini sangat sesuai dengan diri kita dan kita akan sangat bersemangat mengerjakan aktivitas ini.
  • Warna kuning menunjukkan tipe ini sesuai dengan diri kita dan kita akan bersemangat mengerjakan aktivitas ini.
  • Warna putih menunjukkan kita biasa saja dengan aktivitas ini, kemungkinan belum pernah melakukan aktivitas ini atau memang menurut kita tidak ada yang istimewa dengan aktivitas ini
  • Warna abu menunjukkan tipe ini tidak sesuai dengan diri kita dan kita tidak bersemangat mengerjakan aktivitas ini.
  • Warna hitam menunjukkan tipe ini sangat tidak sesuai dengan diri kita dan kita sangat tidak bersemangat mengerjakan aktivitas ini.

Nah 30 bakat ini kalau dikelompokan bisa dibagi menjadi 8 kelompok:
Sumber: www.temubakat.com/id/

Menurut keterangan, typologi potensi kekuatan dan kelemahan saya adalah sebagai berikut:

Potensi Kekuatan (lingkaran merah):
  • ADMINISTRATOR - mengetik, memasukan data, menyimpan, merapihkan dan mengambil dokumen, berkas, artikel, dsb.
  • ANALYST - aktivitas hitung menghitung, berhubungan dengan angka dan menganalisis data.
  • ARRANGER - mengatur orang untuk bekerja sama dalam melaksanakan suatu tugas. 
  • CARETAKER - menaruh perhatian / merawat orang yang memiliki masalah fisik, medis, atau kesejahteraan umum.
  • QUALITY CONTROLLER - memeriksa dengan seksama agar mutu produk yang dihasilkan sesuai dengan ketentuan.
  • STRATEGIST - memilih atau merencanakan jalan terbaik menuju tujuan.
  • TREASURY - menata keuangan dengan catatan yang rapih dan tanpa kesalahan. 

Potensi Kelemahan (lingkaran hitam):
  • CREATOR - menggunakan imajinasi untuk menemukan suatu rancangan, produk, atau layanan yang terbaru.
  • MARKETER - aktivitas strategis untuk mempergakan produk melalui iklan, brosur, demo, dll agar orang tertarik untuk membeli.
  • OPERATOR - membuat sesuatu berjalan / beroperasi.
  • SAFEKEEPER - menjaga keselamatan dan keamanan dari risiko bahaya atau kecelakaan.
  • SYNTHESIZER - mengombinasikan berbagai elemen, ide dan informasi menjadi sesuatu yang baru.

Secara umum, hasil potensi kekuatan tidak jauh berbeda dengan yang saya coba tuliskan NHW #3. Dari beberapa tes pemetaan bakat atau personalities yang pernah saya ikuti seperti di 16 Personalitiestalentoday, personalitymax, atau psikotes biasa, kekuatan seperti teratur, rapih, segala sesuatunya harus direncanakan, perfeksionis dalam hal hasil dan teliti hampir selalu muncul hehe.

Buat saya ada hal menarik dari hasil tes ini. Pada potensi kelemahan, ada poin creator, kalau menurut keterangannya justru bakat ini yang dibutuhkan untuk peran seperti arsitek. Nah loh, langsung tertohok ya berarti salah jurusan gitu selama ini kuliah tuh? Tapi honestly, saya udah sadar ini sejak di bangku kuliah kok. Dalam prosesnya sekitar tingkat 2 atau 3, saya sadar saya gak se-imajinatif itu buat jadi arsitek. Walalupun Alhamdulillah setiap studio bisa dilalui dengan baik, tapi effort banget itu sampe nangis-nangis haha (sama doa orang tua sih kayaknya hehe). Dari kuliah saya lebih suka mata kuliah kayak project management atau teknologi bangunan, makanya S2 pun walau cinta arsitektur saya ambil jalur riset (mungkin karena ada potensi kekuatan analyst?). Alhamdulillah juga ternyata bidan arsitektur pun kerjanya bisa luas gak cuma jadi arsitek aja.

Waktu itu kerjapun jadi planning engineer yang jobdesknya selain planning itu isinya kayak kerjaan admin, notulen dan sekretaris, kerasa banget pake potensi administrator, quality controller, arranger, strategist, dan treasury. Makanya walaupun sibuk dan banyak kerjaan, saya enjoy banget rasanya kerja, malah berasa seneng dikasih banyak kerjaan hahaha. Ditambah punya tim yang solid dan leader yang ngerti kita banget, rasanya waktu itu berat banget buat resign hehe (gapapa ya tanggung malah curhat). Tapi alasan resign utama waktu itu adalah ingin mengakhiri long distance marriage dan ikut dengan pak suami (baca disini). Insya Allah kalau kata materi IIP, rejeki itu pasti, kemuliaan lah yang harus dicari :)

Oke kembali ke topik dan masa sekarang. Kalau dengan kegiatan saya saat ini, kekuatan potensi saya cukup bermanfaat untuk beberapa job desk sebagai manager rumah tangga. Kalau lihat NHW #6 dan NHW #2, kegiatan seperti bersih-bersih rumah, membuat laporan keuangan, merencanakan liburan buat saya insya Allah tidak menjadi beban karena dasarnya suka aja ngerjainnya hehe. Yaa paling gemes dikit boleh ya kalau pak suami berantakannya gak ketulungan wkwk. Untuk potensi kelemahan lain seperti marketer, operator dan safekeeper, saya agak bingung karena sepertinya tidak pernah melakukan aktivitas seperti ini untuk saat ini.

Untuk konfirmasi ulang sekali lagi, kami diminta membuat pernyataan aktivitas apa saja yang kami SUKA dan BISA selama ini dalam bentuk kuadran aktivitas untuk memberikan gambaran preferensi. 

Kuadran 1: Aktivitas yang SUKA dan BISA
Kuadran 2: Aktivitas yang SUKA dan TIDAK BISA
Kuadran 3: Aktivitas yang TIDAK SUKA dan BISA
Kuadran 4: Aktivitas yang TIDAK SUKA dan TIDAKBISA


Kesimpulannya, sebagai implementasi, dalam memilih peran kita bisa fokuskan pada kekuatan masing-masing (pada ST-30 typology berwarna merah atau sekirang-kurangnya kuning). Fokus pada kekuatan dan siasati keterbatasan. Fokus pada kekuatan atau aktivitas yang suka dan bisa membuat semangat kerja tetap tinggi dan menghasilkan kinerja optimum. Sedangkan siasati keterbatasan ini bisa diakali dengan menghindari, mendelegasikan, bersinergi dengan orang lain ataupun menggunakan peralatan atau sistem (www.temubakat.com/id/). Seperti dalam yang saya rasakan dan tulisakan di NHW #3, saya dan pak suami bisa 'tambal sulam' dengan mengetahui kekuatan dan keterbatasan masing-masing :) 

Nafisah Nur Azizah
Matrikulasi IIP Batch #6 Bandung 3

No comments